MK Pastikan Siap Menggelar Sidang Pengucapan Putusan

MK Pastikan Siap Menggelar Sidang Pengucapan Putusan

 Kepala Bagian Humas dan Kerja Sama Dalam Negeri Mahkamah Konstitusi (MK), Fajar Laksono Soeroso mengatakan pihaknya sudah siap menggelar sidang pengucapan keputusan sengketa hasil Pilpres 2019 yang akan digelar pada 27 Juni nanti. 

Fajar mengungkapkan pada hari ini majelis hakim sudah selesai melaksanakan  Rapat Pemusyawaratan Hakim (RPH) MK. "RPH pembahasan perkara sudah selesai sehingga MK memastikan siap menggelar sidang pengucapan putusan besok (Kamis, 27/6)," ujarnya di Gedung MK,  Jakarta, Rabu (26/6).

Fajar mengatakan saat ini yang sedang dilakukan MK adalah menggelar sejumlah rapat internal untuk persiapan akhir penyelenggaraan sidang pembacaan putusan. "Ketua MK, wakil ketua, dan hakim konstitusi memberikan arahan-arahan kepada panitera dan Sekretaris Jenderal MK, serta tim gugus tugas," imbuhnya. 

Perlu diketahui pada awalnya MK menjadwalkan sidang pembacaan putusan dilaksanakan  pada hari Jumat (28/6). Namun, berdasarkan keputusan RPH pada hari Senin (24/6), para hakim konstitusi sepakat untuk memajukan jadwal pembacaan putusan menjadi Kamis (27/6) pada pukul 12.30 WIB.

"Soal kenapa kemudian dipilih tanggal 27, ya, itu murni pertimbangan internal majelis hakim yang memastikan bahwa putusannya siap untuk dibacakan pada tanggal 27. Kalau sudah siap, mengapa harus menunggu tanggal 28," jelas Fajar.

Bagian Kepaniteraan MK juga telah mengirimkan surat pemberitahuan sidang pembacaan putusan kepada seluruh pihak yang berperkara pada hari Senin (24/6) pukul 14.15 WIB melalui surat elektronik. Fajar menjelaskan bahwa hukum acara di MK mengharuskan pihak MK untuk mengirimkan surat pemberitahuan kepada seluruh pihak yang berperkara paling lambat 3 hari sebelum sidang digelar.

"Sidang di MK itu memang harus memberitahukan para pihak, artinya tidak sekonyong-konyong undangan hari ini, kemudian sidang pada hari ini juga,"ujarnya. 

http://carapandang.com/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bencana Kelaparan Ancam Korea Utara

https://sharedong.id/ Pelapor Khusus PBB untuk Hak Asasi Manusia, Tomas Ojea Quintana, mengatakan, Korea Utara saat ini dalam kondisi...